Kopi Luwak awalnya sangat berkaitan dengan sejarah produksi
kopi di Indonesia. Pada awal Abad 18, penjajah Belanda memperkenalkan budidaya
tanaman kopi di Pulau Jawa dan Sumatera. Namun para petani kopi tidak
diperbolehkan memetik biji kopi untuk konsumsi sendiri. Karena itu, mereka
mendapatkan biji kopi dari kotoran musang/luwak (Asian Palm Civet) yang tidak
tercerna. Kemudian mereka mengumpulkan biji-biji kopi tersebut, mencucinya, dan
memproses sehingga dapat dikonsumsi. Karena cita rasa dan aromanya yang khas,
kabar tersebut terdengar pemilik perkebunan kopi Belanda dan kopi luwak dengan
cepat menjadi minuman favorit yang mahal (Wikipedia, 2012).
No comments:
Post a Comment
We are very appreciated your comment. Thank you very much.